4 Strategi Mendulang Rezeki di Kala Pandemi

Suatu hari seorang teman yang sudah lama tidak berkabar, tiba-tiba mengirim pesan. Ia meminta tolong dicarikan pekerjaan karena ia baru saja dirumahkan oleh sekolah tempatnya mengajar. Sebagai guru tidak tetap, ia tidak memiliki pilihan selain menerima keputusan yayasan. Isu PHK menjadi berita utama sejak pandemi corona merebak di Indonesia pada bulan Maret tahun ini. Tidak hanya perusahaan, banyak sekolah juga terpaksa merumahkan tenaga kerjanya.

Sedih rasanya tidak dapat membantu teman saya ini. Di saat seperti tidak dapat dipungkiri mencari lowongan pekerjaan menjadi hal yang sangat langka sekali. Beruntung sekali saya memiliki banyak teman di berbagai komunitas yang sering berbagi informasi. Dari sana, saya mendapat banyak masukan termasuk wawasan tentang peluang-peluang pekerjaan yang dapat dilakukan kala di saat susah seperti saat ini.

Berikut ini adalah 4 Strategi yang dapat dicoba untuk tetap berpenghasilan meskipun sudah dirumahkan.

Membuka Kursus Online

Di saat pandemi seperti sekarang ini, mungkin satu pintu rezeki tertutup. Jika kamu memiliki keterampilan atau bidang keilmuan yang mumpuni, membuka kursus online dapat menjadi solusi. Seorang teman kuliah, Didin namanya, sudah lama sangat sukses menjalankan usaha ini di tengah Pandemi. Dengan kemampuan Bahasa Inggris dan menggambar yang dimilikinya, ia mampu membidik pasar yang sangat menjanjikan, anak-anak. Saat anak-anaak merasa bosan karena tidak bisa bebas berkegiatan di luar, teman saya ini menawarkan alternatif kegiatan yang menyenangkan sekaligus bermanfaat.

 

Berjualan Makanan Online

Lain Didin, lain juga teman saya Titis. Ia menyadari saat pandemi seperti ini, orang cenderung malas unuk keluar rumah. Dengan kemampuan memasaknya, ia membuka toko online yang berjualan makanan hasil olahannya. Aneka makanan seperti Mpek-Mpek, Dimsum, Tahu bakso, dan masih banyak lagi ia jual di tokonya. Ia tidak perlu susah-susah menjajakan dagangannya di tengah terik matahari karena sosial medianya sangat ampuh sebagai cara promosi.

Menjadi Reseller

Kalau ini adalah pengalaman saya sendiri. Sejak pandemi, saya harus mengajar online. Kegiatan mengajar berlangsung lebih singkat daripada saat belajar sebelum pandemi. Sebenarnya saya sudah lama menjadi reseller produk tas etnik Galuh Kirana yang diproduksi secara homemade oleh teman SMA suami. Sejak corona melanda, saya memiliki lebih banyaak waktu untuk pekerjaan kedua saya ini. Melalui Whatsapp dan instagram, saya berusaha menarik perhatian pembeli. Dan Alhamdulillah, ternyata pembeli masih menghampiri tidak peduli masa pandemi. Jika kamu tertarik juga, boleh lho berkunjung ke akun instagram saya https://instagram.com/mosleemafair.

 

Menjadi Penulis Konten

Nah, yang terakhir ini sepertinya menjadi primadona. Berbagai kalangan berbondong-bondong berusaha menjadi penulis konten. Tidak bisa dinafikan, saat ini banyak sekali lowonga kerja untuk menjadi penulis konten atau content writer. Jika telaten, uang yang dihasilkan dari bidang ini sangat menggiurkan. Branding menjadi hal penting jika kamu ingin menjadi penulis konten yang dicari. bagaimana caranya? Dengan menunjukkan kualitas tulisanmu dalam blog pribadi atau di sosial media. Jika brandingmu berhasil, kamu tidak pelu bersusah payah mencari, lowongan pekerjaan sebagai penulis konten akan datang menghampiri.

Sumber: tangkapan layar dari google.com

 “Dan Allah akan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah akan melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi segala sesuatu.” (QS. At-Talaq: 3)

Tidak ada waktu untuk meratap dan bermuram durja. Rezeki Allah sungguh luas dan tak terhingga. yang dibutuhkan hanyalah usaha dan doa. Jika Allah berkehendak, siapapun tidak akan dapat menahan rezeki yang sudah ditetapkan Allah.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published.