Tips Tetap Aman Berwisata Kala Pandemi Belum Juga Reda

Tips aman berwisata
Tips aman berwisata

Hai Sahabat Electrafemina! Libur semester ganjil telah tiba. Meskipun selama ini bersekolah di rumah saja, anak-anak tetap saja merasa senang mendengar kata liburan. Begitu pun Hilwa, dia sudah merengek meminta liburan sejak hari terakhir masuk sekolah.

Sebagai orang tua, saya sebenarnya tidak ingin pergi ke mana-mana karena pandemi yang belum juga reda. Tetapi tak tega rasanya melihat dia murung melihat teman-temannya pada ke villa atau ke pantai. Pucuk dicinta ulam pun tiba, tetangga sebelah yang anaknya ngefans banget sama Dinosaurus mengajak tamasya bersama ke Taman Mini. Kami memilih Taman Legenda yang berkonsep outdoor dan memiliki banyak wahana permainan.

Untuk pemilihan tempat wisata yang akan kami kunjungi, saya berpegang pada 5 hal berikut ini supaya tetap aman saat berwisata.

1. Tempat Wisata Outdoor

Banyak pakar kesehatan mengatakan bahwa ruangan tertutup yang tidak memiliki sirkulasi udara yang baik memiliki resiko tinggi pada penularan virus melalui udara karena partikel virus yang sangat kecil akan menetap di udara. Direktur Teknis dari Chartered Institution of Building Services Engineers,Dr. Hywel Davies, mengatakan “Jika Anda menemukan seseorang yang terinfeksi di sebuah gedung dan Anda membawa banyak udara dari luar, Anda menipiskan materi menular apa pun yang mereka keluarkan. Anda mengurangi risiko orang lain terinfeksi.”

2. Masker On

Saya sangat strik pada hal satu ini. Bahkan sebelum saya berangkat sudah membuat kesepakatan terutama dengan si kecil untuk selalu memakai maskernya. Kadang suka gemes lihat pengunjung lain yang abai dan tidak mengenakan masker. Hal ini kadang kala membuat Hilwa protes “Kok, orang itu boleh tidak memakai masker?” Saya harus memberikan pengertian bahwa masker itu untuk melindungi diri sendiri juga orang lain. Kalau kita ingin tetap sehat dan terhindar dari virus corona, maka harus patuh pada 3M yang salah satunya mengenakan masker.

3. Bawa Hand Sanitizer

Di tempat wisata yang saya kunjungi tentu tempat cuci tangan tidak ada di setiap tempat. Kalaupun ada, hanya di tempat-tempat tertentu saja. Hand Sanitizer menjadi andalan. Setiap selesai memegang sesuatu, saya menganjurkan pada keluarga saya untuk menyemprotkan hand sanitizer. Untuk menghindari rasa tidak nyaman, Saya sengaja memilih hand sanitizer yang spray karena tidak terasa lengket setelah digunakan.

4. Jangan Malas Cuci Tangan

Meskipun sudah menggunakan Hand Sanitizer, saya selalu mengajak Hilwa mencuci tangan menggunakan sabun setiap melihat tempat cuci tangan. Rajin mencuci tangan adalah salah satu hal yang sangat dianjurkan saat pandemi. Dengan mencuci tangan akan mengurangi resiko penyebaran kuman atau virus.

5. Bawa Botol Minum dan Alat Makan Sendiri

Setelah wabah Corona merebak, saya selalu membawa bekal setiap bepergian. Tetapi tidak semua tempat wisata memperbolehkan membawa makanan. Mereka menganjurkan pengunjung untuk membeli makanan di food court yang sudah disediakan. Nah, di saat begini botol Minum dan alat makan sangat berguna. Menjaga diri dan keluarga bagi saya utaama. Jika terpakasa harus membeli makanan, saya akan menggunakan box makan sendiri. Dalam tas kami selalu tersedia tempat makan dan cutlery sehingga kami tidak harus menggunakan sendok atau piring dari tempat kami makan.

Jika Sahabat ingin bepergian, Jangan lupa jaga protokol kesehatan, ya. Mari ikut membantu memperlambat penyebaran virus corona dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Salam sehat semua!

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *