Menjadi Guru Profesional di Masa New Normal

Source: freepik.com

Seorang guru adalah salah satu ujung tombak pendidikan. Guru dikatakan profesional jika  ia dapat melakukan tugas mengajarnya dengan baik melalui keterampilan-keterampilan khusus. Dengan keterampilan tersebut diharapkan akan tercipta sebuah pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan meyenangkan. Empat kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru profesional tertuang dalam Undang-undang Republik Indonesia no 14 tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen. Kompetensi-kompetensi tersebut antara lain: kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial.

Di masa new normal seperti sekarang tata laksana dalam dunia pendidikan juga mau tidak mau harus mengalami perubahan. Hal yang paling mencolok adalah sistem pembelajaran yang biasanya dilakukan secara tatap muka, berubah menjadi tatap maya atau daring. Dalam keadaan apapun, idealnya seorang guru harus tetap menjaga profesionalismenya. Bagaimana seorang guru tetap dapat melaksanakan tugas dengan tetap menjaga profesionalisme  dalam keadaan serba terbatas seperti sekarang ini?

Pepatah mengatakan, di mana ada kemauan di situ ada jalan. Di masa pandemi sekarang di mana kita harus menerapkan kebiasaan baru, kegiatan kita menjadi serba terbatas. Kita dianjurkan menerapkan protokol kesehatan yang ketat supaya terhindar dari ganasnya virus corona. Namun, ini bukan alasan untuk berhenti berusaha. Sebagai guru banyak sekali kegiatan yang dapat kita lakukan untuk menjaga profesionalisme. Berikut ini adalah kegiatan-kegiatan yang dapat kita lakukan untuk menjadi guru profesional di masa new normal.

1. Mengikuti Pelatihan/Workshop Online

Tanpa kita sadari pandemi telah mempersempit jarak dalam dunia nyata. Meskipun kita dianjurkan untuk diam di rumah saja, kita dapat mengikuti banyak pelatihan atau workshop yang diadakan secara daring (online). Webinar begitu orang menyebut pelatihan online tersebut. Saat pandemi merebak, banyak sekali lembaga-lembaga pendidikan mengadakan webinar untuk guru. Kita tidak hanya dapat mengikuti webinar dari wilayah tertentu, kita bahkan dapat mengikuti webinar yang diadakan lintas negara. Ada webinar yang berbayar, tetapi banyak sekali webinar yang diadakan untuk guru dan gratis. Akses informasi yang cepat memudahkan kita mendapatkan informasi terkait webinar-webinar yang ingin diikuti. Kita bisa mendapat informasi webinar dari website dan media sosial. Yang kita butuhkan hanyalah niat yang kuat saja.

2. Menjadi Anggota Komunitas

Source: pixabay.com

Guru diharapkan memiliki wawasan yang luas dan keterampilan yang mumpuni tidak hanya dalam bidang pengajaran saja. Guru juga dapat mengembangkan diri dengan mempelajari hal lain seperti menggambar, menulis, public speaking, dan lain sebagainya. Saat ini ada ribuan komunitas yang siap menampung minat dan bakat kita sebagai guru. Jika kita ingin selalu update dengan informasi-informasi pendidikan, kita dapat bergabung dalam komunitas guru yang jumlahnya sangat banyak. Begitupun dengan komunitas yang mewadahi bakat minat kita juga tak terhitung jumlahnya. keuntungan bergabung dalam sebuah komunitas adalah kita dengan mudah mendapat berbagai informasi yang kita butuhkan. Selain itu, kita dapat bertemu anggota dengan passion yang sama sehingga dapat saling berbagi ilmu, ide, dan cerita.

3. Banyak Membaca Buku

source: pixabay.com

Membaca buku adalah salah satu kegiatan penting untuk mendapatkan informasi dan wawasan. Saat pandemi kita tidak leluasa beraktivitas di luar rumah. Dengan demikian, kita memiliki lebih banyak waktu di rumah. Mari memanfaatkan waktu yang kita miliki untuk membaca buku. Tidak ada lagi arisan, tidak ada kegiatan hang out bersama teman-teman. Mengapa kitatidak mengisinya dengan hal yang berguna seperti membaca buku. Kita dapat memilih buku-buku yang dapat meningkatkan wawasan dan keilmuan kita sebagai pendidik. Namun, tidak apa-apa jika kita juga sesekali membaca buku-buku yang bersifat refreshing seperti karya sastra, novel, dan sebagainya. Bukan tidak mungkin kita mendapatkan insight-insight yang dapat meningkatkan kualitas kita dalam bekerja.

Pandemi bukan alasan untuk berhenti belajar. kuatkan niat, bulatkan tekad untuk selalu memberikan usaha terbaik kita sebagai guru kepada para murid-murid kita.

Tulisan ini diikutkan dalam 30 Days Writing Challenge Sahabat Hosting.

 

1 Shares:
1 comment
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *