Roketkan Daya Saing Dengan Personal Branding

“Even individuals need to develop a brand for themselves …. Whatever your area of expertise, you can take steps to make people think of YOU when they think of your field.”

– Accelepoint Webzine

Di laman media sosial, saya menemukan berbagai unggahan dari teman-teman dunia maya. Ada yang saya kenal secara langsung, banyak juga yang hanya saya kenal hanya melalui media sosial saja. Meskipun demikian, saya dapat mengetahui si A adalah penulis hebat, si B adalah pebisnis, dan si C adalah seniman keren. Dari mana saya tahu tentang mereka? Tentu saya dari unggahan-unggahan mereka di sosial media.

Salah besar jika branding hanya ditujukan untuk sebuah produk atau perusahaan. Yang teman-teman saya lakukan di media sosial dengan mengunggah foto, gambar, atau caption tertentu secara konsisten juga merupakan bentuk branding diri sendiri atau personal branding.

Mengapa Personal Branding penting

Membangun Kredibilitas

Tidak mungkin kita menunjukkan sertifikat-sertifikat atau ijazah yang kita miliki pada semua orang. Bagaimana kita memberitahukan orang lain kompetensi kita miliki? Tentu saja melalui personal branding. Dengan membuat unggahan-unggahan yang sesuai dengan keahlian kita, secara tidak langsung akan membentuk citra atau image kita pada orang lain. Jika kita seorang illustrator, menunjukkan karya-karya melalui media sosial atau blog secara konsisten akan membuat audiens atau orang yang melihat aware akan kemampuan yang kita miliki. Hal ini secara tidak langsung akan membentuk opini jika membutuhkan seorang illustrator, carilah saya.

Menambah Kepercayaan Diri

Dengan membranding diri sendiri, otomatis akan menambah kepercayaan diri. Saat kita sudah menentukan citra atau image apa yang saya inginkan di masyarakat atau media sosial, maka kita akan fokus dalam meningkatkan kualifikasi diri. Bukan tidak mungkin dalam perjalanan personal branding itu kita akan menemukan kelebihan-kelebihan dan kekurangan-kekurangan yang dimiliki.

Mengetahui kelebihan yang kita miliki tentu akan menambah rasa percaya diri. Selain itu akan mendorong kita untuk semakin meningkatkan kompetensi yang sudah dimiliki. Sebaliknya, mengetahui kekurangan diri sendiri akan membuat kita melakukan effort supaya dapat menjadi orang yang lebih baik lagi.

Memperluas Jaringan/Koneksi

Jika kita sudah konsisten dengan unggahan yang sesuai dengan kemampuan kita, orang-orang akan mencap kita sebagai seorang yang ahli dalam bidang tersebut. Hal ini memberikan kita  kesempatan yang baik untuk membawa nama kita ke dalam obrolan orang-orang yang lebih professional.

Membuka Peluang Karir

Ketika personal branding sudah terbentuk, akan sangat mungkin membuka kesempatan untuk menghasikan uang. Ketika kita dikenal sebagai seseorang yang menguasai bidang tertentu, selain kita masuk dalam daftar orang dalam bidang yang sama, kita juga akan mendapat perhatian dari orang lain dari bidang yang berbeda. Branding baik yang kita tampilkan akan membuat orang percaya kemampuan yang kita miliki dan tidak akan segan memberikan kesempatan untuk mengembangkan karir.

Bagaimana Membangun Personal Branding

Membangun branding diri sebenarnya dapat dilakukan di dunia nyata. Namun, dengan berkembangnya teknologi dan dunia digital membuat peluang kita membangun personal branding semakin besar dan luas. Berikut ini adalah cara membangun personal branding di dunia maya.

Gunakan Nama yang Sama

Zaman sekarang setiap orang pasti memiliki akun media sosial lebih dari satu. Dengan menggunakan identitas yang sama di setiap akun, akan menambah kepercayaan orang lain. Nama yang sama dalam setiap akun yang kita punya, memudahkan orang lain untuk mengenali kita.

Membuat Konten Unggahan yang Konsisten

Konten unggahan yang kita unggah dalam media sosial atau blog harus konsisten. Lagi-lagi ini penting untuk membangun kepercayaan calon klien yang sedang membidik kita. Saya sering mendengar banyak teman mendapat pekerjaan dari unggahan-unggahan mereka. Misalnya seorang teman yang rajin menulis cerita di sebuah platform membaca online, ia ditawari sebuah penerbit terkenal untuk menerbitkan novel atau bukunya. Atau teman saya lainnya yang sering mendapat job sebagai buzzer dari unggahannya di Instagram.

Pilih Media yang Tepat

Memilih media branding juga sangat penting. Hal yang harus kita pertimbangkan adalah target audiens yang akan kita bidik. Saat ini ada berbagai platform yang dapat kita pilih untuk membranding diri. Bisa melalui media sosial seperti facebook, Instagram, twitter, Linkedin, dan lain sebagainya. Selain sosial media, blog juga merupakan sarana efektif untuk melakukan personal branding.

Nah, sudahkah Sahabat melakukan personal branding? Ayo roketkan daya saing dengan personal branding.

Tulisan ini diikutkan dalam 30 days Writing Challenge Sahabat Hosting

 

2 Shares:
2 comments
  1. Dan dengan postingan Mom Nita, saya bisa langsung mengenali bahwa Anda adalah seorang guru dan penulis hebat. 😍

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *