Serunya Tamasya di Pantai Teleng Ria

Rencana kami pulang kampung liburan sekaligus menjenguk Mbah Kakung dan Mbak Uti di Pacitan terpaksa dibatalkan. Alasannya tidak lain lain karena virus corona yang masih melanda Indonesia. Kami yang masih muda dan datang dari ibukota dikhawatirkan membawa virus dan  menularkan pada bapak dan Ibu yang sudah tua.

Agenda wajib saat pulang kampung adalah berwisata ke pantai Teleng Ria. Pantai Teleng Ria  terletak kurang lebih 10 km dari rumah Kakung Uti di desa Gunung Sari kecamatan Arjosari. Meskipun ada banyak tujuan wisata yang dapat dikunjungi di Pacitan, Pantai ini letaknya paling dekat rumah. Dengan menaiki sepeda motor, kami hanya membutuhkan waktu 15 menit saja.

Lokasi Pantai Teleng Ria

Pantai Teleng Ria adalah pantai yang paling dekat dengan alun-alun kabupaten Pacitan. Tepatnya, tempat wisata ini terletak di dusun Balong, Desa Sidoharjo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Dari pusat kota hanya berjarak sekitar 2,5 km saja.

Pantai seluas 40 ha bersebelahan dengan Pantai Tamperan. Suguhan keindahan alam berupa beningnya air laut, pemandangan alam Gunung Limo, ombak besar, bukit batu karang, hamparan pasir yang lembut hingga rimbun pepohonan dapat dinikmati oleh para wisatawan.

Rute Pantai Ria dari rumah kami tergolong sangat mudah. Jalanannya sudah beraspal dan pastinya tidak macet. Wisatawan yang datang dari arah Solo dan Jogjakarta dapat menempuh jalur Solo-Pacitan. Sedangkan wisatawan  dari arah Surabaya dapat menempuh jalur Ponorogo Pacitan.

Sumber: tangkapan layar Google map

Kegiatan Seru di Pantai Teleng Ria

Menikmati Keindahan Pantai dan Bermain Pasir

Anak-anak suka sekali jika diajak ke pantai. Mereka bisa main pasir, membuat istana pasir, atau mengejar ombak di bibir pantai. Pantai Teleng Ria memiliki pasir berwarna coklat yang indah. keadaan pantai yang bersih membuat para wisatawan betah.

Meskipun demikian, kami harus tetap berhati-hati. Saat air laut sedang pasang, kami tidak boleh  terlalu dekat dengan pantai. Ada penjaga pantai yang akan memepringatkan para wisatawan. Selain itu ada tanda peringatan yang membuat wisatawan lebih waspada. Dengan begitu, kami tetap merasa aman dan nyawan bertamasya di sana.

Sumber: Koleksi Pribadi

 

Berenang

Selain bermain air di pantai, anak-anak saya suka sekali berenang di kolam renang yang ada di lingkungan pantai. Kolam renang tersebut dikenal dengan Tasya Eco Waterpark.  Waterpark ini merupakan kolam renang terbesar dan terlengkap di Pacitan. Wahana yang disediakan todak hanya untuk anak-anak, tetapi juga untuk orang dewasa. Jadi Tasya Eco WaterPark sangat cocok dinikmati bersama seluruh anggota keluarga.

Sumber gambar: eljohnnews.com

Belanja Oleh-Oleh

Di area pantai terdapat banyak toko yang menjual aneka oleh-oleh khas Pacitan. Selain baju atau kaos yang disablon dengan kalimat unik dan menyematkan nama Pacitan, panganan khas pacitan seperti Dodol, sale pisang, keripik pisang, tahu tuna, alen-alen, dan lain-lain juga ada.

Wisata kuliner

Di dalam pantai, ada deretan pedagang ikan yang sudah diolah. Wisatawan tinggal memilih berbagai jenis seafood. Ada udang goreng dan beragam ikan yang sudah dibakar atau digoreng. Ada satu tempat makan favorit saya saat pulang ke Pacitan yaitu Rumah Makan Bu gandos. Rumah makan ini terletak di daerah Tamperan. Menuju tempat makan ini, kita melewati pintu masuk pantai teleng Ria. Di RM Bu Gandos kita dapat menikmati masakan rumahan khas Pacitan. Makanan favorit saya adalah nasi thiwul di temani dengan ikan kala’an dimasak kuah santan pedas, dan ikan/udang goreng. Tidak lupa saya juga memesan sayur urap dan sambel bawang beserta lalapan.

Di sepanjang jalan daerah ini, sebenarnya ada banyak rumah makan yang berkonsep sama dengan Bu gandos. Namun Bu Gandos tetap menjadi favorit karena dulu saya sering makan di sini bersama-teman guru saat masih mengajar di sebuah sekolah kejuruan di Pacitan. Kita bisa memilih tempat makan yang memiliki view pantai Teleng Ria sambil menyantap hidangan yang lezat. Duh, jadi ngiler.

Sumber gambar: travelingyuk.com

Pokoknya, setelah corona enyah dari Indonesia, saya dan keluarga akan segera pulang kampung. Kami akan menghilangkan kerinduan kami pada keluarga sekaligus berwisata di kota Pacitan tercinta. Ada yang mau ikut?

 

Tulisan ini diikitkan 30 Days Writing Challenge Sahabat Hosting

1 Shares:
2 comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *